Login Form



twitter

about 3 hours ago Salam Indah Rembulan. 00:00 #welcomehome
about 3 days ago Ketika kata lenyap terbius oleh indahnya pelukan malam. #goodnite
about 3 days ago RT @Toto_Bike2Work : @aslamkatutu @airwanto semoga saudara kt di Makassar aman dr ancaman puting beliung
about 3 days ago Rahajeng RT @Rani_Badri_KM : Doaku untukmu Saudariku @Trisde @Vevesafitri @irmasoulhealer
about 3 days ago @MeditatorIsMe hehe siap..
about 3 days ago Yihaa! “@FettyAdini: Penulis best seller 'quantum ikhlas' follow my rock n roll teacher ☺
about 3 days ago dua2nya oke. Lebih sering warteg “@erlinhikmawan: Bro @erbesentanu pilih Sevel apa warteg?”
about 3 days ago Yuk @JalanLagi RT @achmad_marendes : Besok pagi sabtu jam 8-10 wisata @jalankaki rute monas-petak 9. Ngumpul di halte busway monas
about 3 days ago Macet itu pilihan. Untuk masa depan yg lebih baik beranilah memilih yang lancar. #cc @Toto_Bike2Work
about 3 days ago non-stop “@omsurga: punya kantor di seluruh kolong langit asyik juga, ttp produktif dimana aja, thx to @Vevesafitri love you full *bighug”
about 3 days ago Asik nih berburu hujan! Ayo siapa mau ikut..? @airwanto “@Toto_Bike2Work: Hayuu.. RT @erbesentanu : Bikin SepedaHujan yuk om.."
about 3 days ago Selamat dan sakses untuk bli @fajar_arcana atas launchin novel #Gandamayu
about 3 days ago Siap nimba “@esthafia: Mas.. Ane baru ngobrol2 dgn pak Daniel dari BE :) insyaAllah boleh yaa nimba2 ilmunya. *nimba-aer-udah-soalnya* :D”
about 3 days ago Bikin SepedaHujan yuk om “@Toto_Bike2Work: Lbh nikmat sambil sepedahan om, inget masa kecil dulu.. RT Menikmati hujan yg rame lancar ..
about 3 days ago Ahlinya --> “@FettyAdini: Bercinta dengan hujan ♡ RT @erbesentanu : Di dalam bulir hujan terekam suara cinta.”
about 3 days ago Dukung! “@Toto_Bike2Work: Ayo support Jelajah Sepeda utk Sahabat! Jkt-Yogya @Katahati_djokja @addiems http://t.co/d4rpXpIW
about 3 days ago @mbaChieps mbaChieps :)
about 3 days ago Masih dong. Suka pete juga :) “@nsyasmine: Kalo manusia kaya @erbesentanu masih bisa bete ga sih?”
DI TITIK NOL PDF Print E-mail
Written by administrator   
Saturday, 30 January 2010 21:51
Dikutip dari Koran REPUBLIKA » Berita Utama Minggu, 29 Juni 2008

 

Ikhlas adalah Kunci kebahagiaan juga Keajaiban

 

Dokter angkat tangan. Dan, Endrasari pun memulai kehidupan yang 'sumbing': Ia mesti menenteng tabung oksigen ke mana-mana sebab dadanya kerap digodam sesak hebat. Biang keladinya: Bronchitis akut. Penyakit paru ini tak hanya mengutil berat badan Endrasari, juga memaksa dia meneguk 12 jenis obat selama setahun.

 

Dan, dokter pun angkat tangan. Lusinan ramuan kimia dari apotek bagaikan tak bertuah. Sebab, seperti diakui Endrasari dalam buku Quantum Ikhlas karya Erbe Sentanu, penyakitnya bersifat psikosomatis: Tidak berasal dari serbuan virus atau bakteri, melainkan berasal dari pikiran. Dokter menyuruh dia menyembuhkan luka batinnya dahulu. Jika ingin pulih.

 

Nur Sonia (27 tahun) akhirnya pulih. Dibekap frustrasi selama tujuh tahun, yang berujung rontoknya kuliah dia pada sebuah PTN favorit di Bandung dan sering sakit-sakitan pula, mantan bintang kelas saat SMA ini sukses meretas kuldesak jalan buntu kehidupannya. Ia melakoni satu hal: 'Detoksifikasi' hati. Ia buang seluruh racun masa lalunya. Ia gulung filmfilm negatif masa mendatang. Kemudian, ujar Sonia kepada Republika Jumat (27/6), ''Saya serahkan diri saya seluruhnya kepada Sang Pemilik diri saya.''

 

Ikhlas. Kembali ke titik nol. Hasilnya? Sebuah paradoks. Sikap ikhlas yang sebelumnya ia anggap sebagai simbol kelemahan justru memberinya kekuatan subtil. Dalam ikhlas, kata Sonia, ia justru merasa lebih perkasa dalam menguasai diri. Tidak rentan digelisang- gelisut resah. Lebih kebal.

 

Kuncinya adalah: Manakala kita memasrahkan segala sesuatunya kepada Tuhan, saat itu pula pupus segala cemas. Kita menjadi lebih kuat. Mengapa? Karena urusan kita sudah diserahkan kepada Sang Maha Berkehendak. ''Biarlah Dia yang mengatur. Kita yang melaksanakan keinginan- Nya. Sebab, bukankah Dia juga Maha Pemberi Petunjuk? '' ujar Sonia. Apakah itu berarti pasrah?

 

Di sinilah uniknya. Ketika terasuk rasa ikhlas, secara otomatis, Sonia justru merasa intuisinya meningkat tajam. Lebih bijaksana. Lebih mengenali diri sendiri. Lebih cerdas. Lebih kreatif. Dan, pada gilirannya: Lebih produktif. ''Sekarang saya sudah bisa bekerja. Di perusahaan asuransi,'' tutur dia semangat. Selamat tinggal jelaga masa lalu!

 

Belakangan Endrasari juga mengucapkan sayonara buat penyakit bronchitis akutnya. Hanya sikap ikhlas bukan lusinan obat kimia yang kuasa menanggalkan siksa radang parunya itu. Endrasari kini tak lagi mesti memboyong tabung oksigen ke mana-mana. ''Saya baru tahu semua penyakit datang dari pikiran.''
Menurut penulis buku Quantum Ikhlas, Erbe Sentanu, dalam kondisi ikhlas, otak memproduksi hormon serotonin dan endorfin yang menyebabkan seseorang merasa nyaman, tenang, dan bahagia. Dalam zona ikhlas, bermekaranlah pelbagai energi positif: Rasa syukur, sabar, dan termasuk fokus. ''Kita pun tiba-tiba merasa penuh tenaga,'' ujarnya, Rabu (25/6). Energi ikhlas ini kemudian menyebar ke setiap jengkal tubuh.

 

Membikin imunitas tubuh meningkat, pembuluh darah terbuka lebar, detak jantung stabil, dan kapasitas indera meningkat. Orang ikhlas, ujar Erbe,''Sehat jiwa dan fisiknya.'' Ikhlas, karenanya, adalah kunci jika bukan prasyarat bagi kebahagiaan.

 

Jika kita meneropong lewat elektroensefalogram (EEG), kata Erbe, tampak bahwa otak memancarkan gelombang sesuai kondisi jiwa seseorang. Dimanakah kebahagiaan? Teknologi mutakhir menunjukkan: Rasa bahagia membentang antara panjang gelombang alfa dan theta pada otak. Inilah zona ikhlas.

 

Zona ikhlas berada di frekwensi 8 Hz hingga 13,9 Hz atau alfa. Orang yang sedang rileks, melamun, atau berkhayal, berada dalam frekwensi ini. Anak-anak balita frekwensinya selalu berada dalam posisi alfa karenanya mereka selalu jujur, polos, dan tak pernah larut bersedih. Begitu murni.

 

Zona ikhlas juga terbentang di antara frekwensi 4 Hz hingga 7,9 Hz atau theta. Dalam kondisi ini pikiran menjadi amat kreatif dan inspiratif. Pikiran juga terasa khusyuk, rileks yang dalam, hening, dan amat intuitif.
Semakin pandai Anda menyetel frekuensi alfa atau theta di otak Anda, kata Erbe, semakin mudah hidup Anda. Frekwensi ini memang menawarkan kelezatan hidup sesungguhnya: Rasa syukur dan nyaman. Karena itulah, menurut dia, jelas sudah bahwa ukuran sukses (kebahagiaan, red) sebetulnya amat ditentukan oleh keberhasilan merasakan pikiran bahagia. Itu saja. Kebahagiaan karenanya tak perlu dicari-cari apalagi lewat semata-mata kelimpahan materi.

 

''Manakala tahu gelombangnya mudah bagi kita menemukan zona kebahagiaan itu,'' tutur Erbe, penemu teknologi Quantum Ikhlas yang salah satu produknya adalah compact disc DigitalPlayer guna mengkondisikan otak menggapai zona ikhlas.

 

Dan, jangan anggap enteng sikap ikhlas ini. Pengalaman Nur Sonia menunjukkan: Sekali kita melangkah ke zona ikhlas, kita bakal terdorong menjadi orang baik menjauhi prasangka dan selalu berpikir positif. Nah, dari sinilah garis tangan Anda mulai bergeser.

 

Dengan berpikir positif, maka hal-hal positif otomatis akan menghampiri kita. Demikian sebaliknya. Itulah Hukum Daya Tarik Menarik (The Universal Law of Attraction) yang memiliki penjelasan ilmiahnya dalam fisika kuantum. Dan kita, menurut Erbe, adalah apa yang kita pikirkan (positif atau negatif).

 

Usai menikah selama enam tahun, Erbe akhirnya divonis dokter aspermatozoa, tak bisa memiliki keturunan. Dan, Erbe menyikapinya meski awalnya tentu terkejut dengan ikhlas. ''Mengucapkan alhamdulillah dalam hati memberi saya ketenangan dan kekuatan,'' ujarnya.

 

Tapi kemudian ikhlas memiliki logikanya sendiri. Dalam penyerahan diri kepada Tuhan, Erbe membayangkan bahwa suatu hari ia akan dikaruniai buah hati. Visualisasi tu dilakukannya dalam kondisi otak alfa berada di zona ikhlas secara tekun dan tawakal.

 

Hingga suatu hari ia berkonsultasi ke dokter. Sembari memandangi hasil laboratorium Erbe, dokter tersebut menggelengkan kepala. ''Ini tidak mungkin. Dari nol persen (spermatozoa) menjadi 30 persen dalam tiga minggu? Tidak mungkin.'' Kini Erbe memiliki putra bernama Shankara Premaswara. mg17/imy/quantumikhlas

 

4 GELOMBANG OTAK

 

Beta (14 Hz - 100 Hz)
Dalam frekwensi ini, seseorang tengah dalam kondisi terjaga dan didonimasi logika. Otak kiri aktif berpikir atau berkonsentrasi menghasilkan gelombang tinggi. Otak pun mengeluarkan hormon kortisol dan norefinerin memicu cemas, khawatir, dan stres. Akibat buruknya sejumlah penyakit mudah datang jika kita terlalu aktif di gelombang ini.

 

Alfa (8 Hz -13,9 Hz)
Inilah tombol ikhlas yang dicari. Kondisi alfa adalah pintu masuk ke alam bawah sadar. Dalam status alfa, tubuh terasa nyaman, tenang, dan bahagia. Orang yang sedang rileks, melamun, dan berkhayal berada dalam kondisi alfa. Otak lebih optimal bekerja.

 

Theta (4 Hz - 7,9 Hz)
Frekwensi ini menunjukkan seseorang dalam kondisi mimpi. Dalam situasi ini, pikiran menjadi kreatif dan inspiratif. Otak mengeluarkan hormon melatonin, catecholamine, dan arginine- vasopressin.

 

Delta (0,1 Hz - 3,9 Hz)
Frekwensi terendah. Memancar saat seseorang tidur pulas tanpa mimpi, tidak bisa merasakan badan, tidak berpikir. Otak mengeluarkan human growth hormone yang bisa membikin awet muda. Sumber: Quantum Ikhlas

 

Comments
Search
sidoel   |118.97.15.xxx |2010-04-05 22:10:43
mengapa saya kesulitan menggapai gelombang alfa?
apa karena kesalahan dan dosa
sy yang kelewatan ya?
TeamSupport   |Registered |2011-04-28 23:19:11
Gelombang Alfa atau kita sebut saja alfa adalah dimana suatu posisi
dekonsentrasi, mungkin bapak masih terlalu memusatkan pikiran pada suatu hal
tertentu..

Bapak bisa coba dengan menggunakan CD DIgitalPrayers yang akan
secara OTOMATIS membawa kita ke gelombang Alfa selama bapak tidak pernah
membahas apa isi dari cd tersebut cukup dengarkan saja dan proses perubahan
gelombang akan berjalan secara otomatis...

Salam ikhlas..
bambangaji   |180.245.255.xxx |2010-10-24 05:39:53
aslam wrwb
maksih mas nunu atas pemaparannya.sukses slalu mas nunu.juga kang
sony yang mengenalkan Qwantum ikhlas kepada saya
dan meminjakan qwantum ikhlas?

kang sony pinjemin dong cd brainwarenya kang.
semoga saya ALLAH
mengabulkan permohonan saya amin mudah2an bisa ikut pelatihan katahati institut
mas nunu
amien
diah_rizka   |203.130.212.xxx |2011-06-22 22:01:48
assalamu alaikum..
Sy tdk pernah menyangka bahwa buku quantum ikhlas adalah
hadiah terindah dalam hidupku. Terima kasih atas tulisan Mas Nunu yang begitu
menginspirasi.
nugrahanto1969  - bingung dan emosional   |118.97.15.xxx |2011-10-23 05:08:19
Sudah dua minggu ini saya rutin mendengarkan CD alphamatic brainwave, untuk bisa
memecahkan masalah saya di bisnis (saya aktif di bisnis MLM), dan masalah
keluarga.
Di bisnis saya selalu diajarkan untuk duplikasi mentor/upline,
sementara masalah keluarga saya belum banyak perubahan yang berarti.
Setelah
saya menengarkan CD alphamatic, seketika memang lebih tenang, namun seiring itu
pula saya jadi makin kebingungan. Di rumah saya justru emosional, sensitif, di
bisnis saya jadi bingung dan linglung, karena setelah tidak lakukan apa2,
seperti yang mentor/upline lakukan, saya justru jadi perang batin.
Mohon
penjelasan, bagaimana saya bisa dapatkan titik nol
tamambadrud  - inspirational     |125.167.24.xxx |2011-11-02 22:14:30
wahhh
ketemu juga dengan situsnya..
alhamdulillah...
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated on Saturday, 30 January 2010 22:02
 
back to [ TOP ]
.:: © 2009 erbesentanu.com :: Hak Cipta Dilindungi Undang Undang ::.