Login Form
| REVOLUSI HATI DI REPUBLIK IKHLAS |
|
|
|
| Written by administrator | |||||||||||||||||
| Thursday, 04 June 2009 13:15 | |||||||||||||||||
|
dikutip dari Blog Pejuang ikhlas Tatu Inderawan
Acara mulai hangat ketika para pejuang ikhlas bercerita tentang kisah keajaiban mereka, mulai dari keajaiban finansial, fisikal (kesehatan) dan relasional. Saya simpulkan disini.... jika kita ingin lebih sukses menjalankan teknologi QI ini, kita harus benar2 100% ikhlas menyerahkan suatu keinginan kita kepada Allah, kita cukup membayangkan kalau apa yang kita inginkan sudah terkabul, merasakan dan menikmatinya, setelah itu ikhlaskanlah (release) sampai kita tidak menginginkannya lagi. Semakin kita ikhlas maka semakin cepat bantuan Allah akan datang berupa keajaiban2 yang datang dalam kehidupan kita tanpa diduga2. Memang kalau kita pikir impossible, karena mana ada usaha berhasil tanpa kerja keras dan ambisi. Tunggu dulu bukan begitu maksudnya... dengan QI bukan berarti kita tidak bekerja, tapi yang benar adalah bekerja bersama Allah, berkolaborasi di dalam hati dan menjelma dalam kenyataan. Jadi kerja keras menjadi ringan, kesulitan menjadi kemudahan, karena jika Allah yang turut serta dalam usaha kita menjadikan segalanya menjadi sederhana, simple, dan possible. Satu lagi, kalau kita merasa tidak yakin dan tidak mungkin ya hasilnya juga tidak mungkin keajaiban itu datang, untuk itu perlu diperkuat keimanan kepada Allah. Jika kita menginginkan sesuatu, jadikanlah Allah sebagai master plan kita, kecuali kita kita merasa hebat dan pintar ya monggo saja jalan sendiri. Sekarang lebih pintar mana, kita atau Allah? Jadi ya ikhlaskan saja... Mas Nunu tampil kemudian dengan membawakan orasi yang sangat memotivasi dan menggugah setiap peserta yang hadir. Acara ini memang didesain dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, sehingga orasi yang disampaikan memang ditujukan untuk membangkitkan rasa nasionalisme kita. Secara umum dijelaskan bahwa krisis yang bangsa Indonesia hadapi ini sebenarnya adalah krisis kesadaran, kesadaran untuk tidak mendengarkan kata hati kita. Masalah hati ini sudah dijelaskan secara jelas pada buku QI dan ZI sehingga saya tidak mungkin menuliskannya disini sehingga menimbulkan persepsi yang salah.
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||||||||||||
| Last Updated on Thursday, 04 June 2009 13:43 | |||||||||||||||||



Pada tanggal 22 Mei 2009, diadakan acara seminar bertajuk REVOLUSI HATI DI REPUBLIK IKHLAS di Hotel Santika Jakarta. Ini adalah acara puncak dari rangkaian peluncuran buku kedua seri Quantum Ikhlas yaitu Zona Ihklas yang sebagian besar berisi testimoni dari para pejuang ikhlas yang telah sukses menjalani teknologi Quantum Ikhlas yang dipelopori oleh Erbe Sentanu atau biasa dipanggil Mas Nunu. Selain Mas Nunu hadir juga para tokoh dari berbagai agama serta Om Bob Sadino dan Guruh Soekarno Putra.